
Sistem pendingin pada gedung perkantoran memiliki peran krusial dalam menjaga kenyamanan dan kontinuitas operasional. Salah satu komponen terpenting dalam sistem tersebut adalah kompresor chiller. Ketika kompresor mengalami penurunan performa atau kerusakan, langkah perbaikan yang tepat bukan hanya penggantian unit, tetapi juga instalasi yang presisi, pengisian refrigerant yang terukur, serta test commissioning yang menyeluruh.
Pada proyek ini, Cipta Bayu AC dipercaya untuk menangani instalasi kompresor air cooled chiller pada sebuah gedung kantor kementerian di Jakarta, termasuk pekerjaan lanjutan pasca overhaul hingga unit kembali beroperasi normal.
Latar Belakang Pekerjaan
Unit air cooled chiller di gedung tersebut sebelumnya mengalami gangguan performa yang berdampak pada:
- Kapasitas pendinginan menurun
- Tekanan kerja tidak stabil
- Risiko trip saat jam operasional tinggi
Setelah dilakukan evaluasi teknis, diputuskan untuk melakukan overhaul kompresor, dilanjutkan dengan instalasi ulang kompresor, penambahan refrigerant, serta test commissioning untuk memastikan unit aman dan siap digunakan kembali.
Tahapan Pekerjaan Instalasi Kompresor Air Cooled Chiller
1️⃣ Instalasi Kompresor Pasca Overhaul
Setelah proses overhaul selesai, kompresor dipasang kembali dengan memperhatikan:
- Posisi dudukan dan alignment
- Kekencangan baut sesuai standar torsi
- Kondisi pipa suction dan discharge
Kesalahan kecil pada tahap ini dapat menyebabkan getaran berlebih dan memperpendek umur kompresor.
2️⃣ Pemeriksaan Sistem Pipa dan Sambungan
Sebelum pengisian refrigerant, tim teknisi melakukan:
- Pengecekan sambungan pipa
- Pemeriksaan potensi kebocoran
- Verifikasi hasil brazing
Langkah ini penting untuk memastikan sistem benar-benar kedap dan aman saat beroperasi.
3️⃣ Vakum Sistem Refrigerasi
Vakum dilakukan untuk:
- Menghilangkan udara dan uap air
- Mencegah pembentukan asam di dalam sistem
- Menjaga kualitas oli kompresor
Vakum yang tidak optimal sering menjadi penyebab kerusakan dini pasca instalasi.
4️⃣ Penambahan Freon Sesuai Spesifikasi
Pengisian refrigerant dilakukan secara terukur berdasarkan:
- Jenis refrigerant unit
- Tekanan kerja
- Data teknis pabrikan
Pengisian freon yang berlebih atau kurang dapat menyebabkan:
- Tekanan tidak stabil
- Konsumsi listrik meningkat
- Overload pada kompresor
5️⃣ Test Commissioning Air Cooled Chiller
Tahap akhir dan paling krusial adalah test commissioning, meliputi:
- Monitoring tekanan suction & discharge
- Pemeriksaan arus listrik kompresor
- Uji performa pendinginan
- Pengamatan getaran dan suara kerja unit
Hanya setelah semua parameter dinyatakan normal, unit dinyatakan siap beroperasi penuh.
Pentingnya Test Commissioning Pasca Overhaul
Banyak kegagalan kompresor terjadi bukan karena kualitas komponen, melainkan karena test commissioning yang tidak menyeluruh. Pada proyek ini, commissioning memastikan:
- Sistem bekerja stabil
- Tidak ada potensi kerusakan lanjutan
- Unit aman digunakan dalam jangka panjang
Pendekatan ini sangat penting, terutama untuk gedung perkantoran dengan jam operasional tinggi.
Hasil Pekerjaan
Setelah seluruh tahapan selesai:
- Air cooled chiller kembali bekerja normal
- Tekanan sistem stabil
- Kapasitas pendinginan sesuai kebutuhan gedung
- Tidak ditemukan alarm atau trip saat pengujian
Pekerjaan dinyatakan selesai dengan kondisi unit siap mendukung operasional gedung secara optimal.
Komitmen Cipta Bayu AC
Cipta Bayu AC berpengalaman menangani:
- Instalasi kompresor air cooled chiller
- Overhaul dan penggantian kompresor
- Test commissioning chiller gedung dan industri
- Jasa service water cooled chiller & air cooled chiller
Setiap pekerjaan dilakukan dengan pendekatan teknis, rapi, dan terdokumentasi.
Jika gedung Anda membutuhkan:
- Jasa service air cooled chiller
- Instalasi, overhaul, dan penggantian kompresor chiller
- Test commissioning pasca overhaul
📞 WhatsApp: 0812-1165-4722
🌐 Website: https://ciptabayuac.com
Tim Cipta Bayu AC siap membantu penanganan unit chiller secara profesional dan terpercaya.
Baca Juga : Checklist Pemeriksaan Kompresor Chiller untuk Gedung Agar Operasional Tetap Aman